Layak Dapat Bintang

Saat tulisan ini dibuat saya baru saja selesai menonton film India. Sebenarnya tinggal melanjutkan saja, karena film ini, sudah dari kemarin saya cicil, dan barusan saja selesai. Awalnya menonton, karena kemarin di kantor lagi ada maintenance sistem, jadi sudah bisa dipastikan kami gak bisa kerja. Ya begitulah hidup yang bergantung pada sistem, sekalinya error, seolah-olah semua mesti berhenti. Daripada ngalor ngidul gak jelas, saya iseng bertanya ke salah satu teman kerja yang punya hobby download film. Tapi ini ber-genre India, bukan Korea seperti kebanyakan. Jadi kira-kira di kantor ada 2 kubu, tapi tetap aja pemenangnya si Drama Korea. Lebih banyak peminatnya booo. Kenapa saya gak datang ke kubu si Drama Korea? Karena bisa dipastikan saya gak akan selesai menonton nya sampai habis, gak enak kan kalau kentang. Akhirnya saya mendatangi salah satu teman penyuka film India, copy beberapa film, dan balik lagi ke kursi. Dari beberapa judul film India yang saya copy, cap cip cup kembang kuncup, pilihan saya jatuh ke Bajrangi Bhaijaan. Bukan kategori film baru sih tapi cukup menarik untuk ditonton. Ringan dan gak muluk-muluk.

Saya bukan penyuka film India, seperti kata adik saya barusan yang komen saat saya menonton nya lewat laptop, yang bilang: “Nah, si kaka gak pernah nonton Korea, malah tiba-tiba nonton India.” Dia aja heran, apalagi saya. Gak sengaja sih lebih tepatnya. Film ini bukan film India pertama yang saya tonton sampai habis, sebelumnya adalah Slumdog Millionaire. Sama-sama bagus tapi memang beda cerita dan genre nya saja. Kemarin siang berhasil menyelesaikan hampir 1 jam durasi, jadi masih sisa 1,5 jam lagi. Film India memang terkenal punya durasi yang panjang. Kesan kemarin saat pertama nonton? Film ini menarik, mesti ditonton sampai habis nih. Akhirnya 1 jam berikutnya saya lanjutkan saat jam makan siang tadi, dan sisa setengah jam nya malam ini di rumah. Kelaaar.

harshaali-malhotra-2

anak perempuan yang cantik yang membuat saya tetap bertahan menonton sampai filmnya selesai, jadi inget sama anak sendiri, koq ya mirip πŸ˜€

Menurut saya, ceritanya bagus. Sangat bagus. Kurang lebih ceritanya tentang seorang anak perempuan yang sangat cantik, tapi mendadak gak bisa bicara, karena jatuh ke jurang, dan harus berpisah dengan ibunya saat sang ibu membawanya ke India untuk menyembuhkan si anak. Mereka berkebangsaan Pakistan yang punya konflik dengan India. Konflik daerah perbatasan dan juga konflik beda agama. Saya pun baru mengetahuinya setelah menonton film ini. Untungnya, si anak tadi, bertemu dengan seorang pemuda India yang jujur dan baik hati. Nah si pemuda ini, berjanji akan memulangkan si anak ke Pakistan dan berkumpul kembali bersama keluarganya. Ceritanya seputar bagaimana cara si pemuda pertama kali bertemu dengan si anak, bagaimana perjalanan mereka hingga sampai ke Pakistan. Intrik dan bumbu cerita yang dikemas secara menarik walaupun ada beberapa adegan yang sebaiknya diskip. Tapi gak banyak koq, ya paling 1 atau 2 sin.Β  Jalan ceritanya menarik dan sukses bikin saya mewek yang sejadi-jadinya menjelang akhir film. Untungnya saya nonton di rumah ya, kalau ngga kan bisa tengsin seumur hidup sesenggukan di kantor gara-gara nonton film doang. Bukan hanya mendapat pujian dan diputar di berbagai festival film internasional, film Bajrangi BhaijaanΒ  ini juga memecahkan rekor box office dan menjadi film India terlaris kedua sepanjang masa setelah PK (Aamir Khan). Dunia pun bukan hanya memuji Salman Khan, tapi juga jatuh cinta dengan aktris cilik Harshaali Malhotra yang bermain memukau di film pertamanya ini. (dikutip dari sini). Sedih, lucu, dan tidak membosankan tapi tetap dong dibumbui tarian dan lagu khas film India lainnya.

Ah saya memang kurang pintar menulis review. Tapi pesan moral yang bisa saya ambil setelah selesai menonton film ini adalah bahwa kasih dan sayang yang tulus adalah yang benar-benar mengasihi sahabatnya tanpa melihat latar belakang nya apa, agama nya apa, kebangsaan mana. Seperti si pemuda yang rela berangkat ke Pakistan tanpa passport dan visa demi sang anak agar bisa berkumpul dan bahagia bersama keluarganya. Recommended banget deh kalau menurut saya. Layak dapat bintang!

Film apa yang menurut kamu recommended juga untuk ditonton? Ceritanya tentang apa? Mungkin saya juga bisa nonton dan merasakan bagusnya film itu.

Signature

 

 

Advertisements

12 comments

  1. Hai Elita, kunjungan perdana dan kunjungan balik ke blog kamu πŸ™‚ Terima kasih ya sudah follow blog kami.
    Aku penyuka film India sejak kecil (sejak jaman Mahabarata di TPI huahaha ketauan umurnya) sampai sekarang kalau lagi iseng searching di Youtube film2 India. Tapi yang membekas My Name is Khan.
    -deny-

    Like

    • Hai juga mba Deny… makasih juga ya udah kunjungan balik ke blog aku, hehehe…
      Eh aku juga dlu pernah nonton mahabrata, tapi aku ini parnoan kalo liat cowo2 yang gondrong2 trus kumisan trus bawaannya jadi takut gara2 serem, hihihi.. padahal gapapa kan ya. Kadang kan juga mereka suka melotot2 gitu.. ditambah musik nya nakutin… ini oot kyknya yaa.. My Name is Khan aku sempat nonton tapi gak kelar.. 😦

      Like

  2. Mba, kok Palestina? Setau saya Pakistan deh. Kalo Palestina konfliknya kan sama Israel, hehe. Saya juga nonton nih film. Bagus sih emang kalo dari pesan yang diangkat.. πŸ™‚

    Like

      • Hehe.. Karena sama2 berawalan Pa dan keduanya mayoritas muslim sih ya kayanya. Saya juga pernah salah sebut gitu pas ngomongin salah satunya. Padahal jarak keduanya jauh, hihi..

        Like


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s